BOGOR, CEKLISSATU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Srogol menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemadam Kebakaran pada Jumat (31/7/2026) di Kantor Desa Srogol. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran melalui edukasi serta praktik penanganan kebakaran sejak dini.
Kegiatan diikuti oleh masyarakat, perangkat desa, dan berbagai unsur lainnya. Peserta memperoleh pemahaman mengenai penyebab kebakaran, upaya pencegahan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi pemadaman api agar memperoleh pengalaman praktik secara langsung.
Kepala Desa Srogol, Asep Irwan Kuswara dalam sambutannya menekankan, pentingnya edukasi mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai bekal masyarakat dalam mencegah kebakaran.
“Edukasi ini dirasa perlu, kita semua sama sana tahu apa kegunaan APAR. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana cara menggunakannya. Manakala terjadi indikasi kebakaran, kita mampu mencegah sebab sudah dibekali cara penggunaan APAR atau alat tradisional lainnya. Bekal ilmu ini diharapkan dapat bermanfaat,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP UNIDA Hadir di Ciadeg, Siap Jalankan Delapan Program KKN
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hendra Yatna, S.H., M.Si., selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk memperhatikan setiap materi dan simulasi yang diberikan demi menjaga keselamatan saat menghadapi kondisi darurat.
“Dalam kegiatan ini ada dua sesi, ada sesi teori dan sesi praktek, dimohon untuk para peserta memerhatikan demi menjaga keamanan kita dalam keadaan darurat,” ucapnya.
Memasuki sesi utama, Dodi Suwardi, S.H. menyampaikan materi mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. Ia menjelaskan ciri-ciri awal terjadinya kebakaran, berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran, serta pentingnya melakukan pemadaman pada fase awal sebelum api menyebar.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api yang dipandu langsung oleh petugas. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan APAR serta teknik pemadaman api yang aman sesuai prosedur. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama sesi praktik maupun diskusi.
Ketua KKN FISIP Universitas Djuanda, Firman Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat penting bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme masyarakat selama kegiatan juga menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap edukasi keselamatan.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi warga, terlebih bagi kehidupan sehari-hari. Terlihat dari warga yang sangat antusias dan menganggap penting acara ini,” ujarnya.
Salah satu peserta, Imam Hambali, perwakilan RT 13, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP UNIDA Hadir di Ciadeg, Siap Jalankan Delapan Program KKN
“Terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, yang telah memberikan edukasi yang sangat bermanfaat. Juga kepada Pemerintah Desa Srogol, sebagai penyelenggara kegiatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemadam Kebakaran ini, Mahasiswa KKN FISIP Universitas Djuanda bersama Pemerintah Desa Srogol berharap masyarakat semakin memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran, mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi keadaan darurat, serta bersama-sama membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan sekitar.