BOGOR, CEKLISSATU.COM - Duka menyelimuti warga Kampung Sukamakmur, kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, setelah bangunan Majelis Ta’lim Asobiyah ambruk saat kegiatan maulid berlangsung, Minggu (7/9/2025) pagi.
Peristiwa ambruk itu diduga akibat struktur bangunan yang tidak kuat, menelan tiga korban jiwa.
Selain itu, puluhan jamaah lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka akibat bangunan ambruk.
Baca Juga: Dua Ruang Kelas Ambruk, Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Tinjau SDN Nangela dan Menyapa Siswa
Para korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, antara lain RSUD Kota Bogor, RS PMI Kota Bogor, dan RS Medical Dramaga.
Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian dari perangkat desa sekitar pukul 09.42 WIB.
“Bangunan majelis berlantai dua itu ambruk sekitar pukul 08.30 WIB ketika sedang berlangsung kegiatan maulid, lebih dari 50 orang berada di lokasi saat kejadian,” jelas Jalaludin saat dihubungi Ceklissatu.com.
Baca Juga: Dua Ruang Kelas SDN Nagela Bogor Ambruk Diterjang Hujan Deras
Ia menambahkan, sebagian besar korban berhasil dievakuasi berkat kerja cepat aparat dan relawan di lapangan.
“Data sementara, ada 30 orang luka-luka dan 3 orang meninggal dunia. Korban meninggal yaitu Ibu Irni, Ibu Wulan, dan Ibu Yati. Semuanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” beber dia.
Terkait penyebab, Jalaludin menduga struktur bangunan yang sudah lama tidak mampu menahan beban berlebih.
Baca Juga: Satu Unit Kios Pasar Jasinga Ambruk, Perumda Tohaga Kabupaten Bogor: Minggu ini Mulai Diperbaiki
“Hasil analisa sementara, bangunan tidak kuat menahan beban hingga akhirnya ambruk,” ujarnya.
Hingga Minggu siang, situasi di lokasi sudah terkendali. Proses pembersihan puing masih berlangsumg, sementara keluarga korban terus berdatangan ke rumah sakit tempat para korban dirawat.