BOGOR, CEKLISSATU - Usai terbebas dari kasus stunting, kini Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kini tengah serius menangani warganya agar terbebas dari penyakit tuberculosis (TBC). 

"Beberapa tahun sebelumnya puluhan kasus stunting di Desa Sukamanah cukup banyak. Tapi berkat kolaborasi antara Pemerintah Desa dengan Puskesmas sekarang tidak ada lagi anak-anak yang menderita stunting. Alhamdulillah ini seperti dilaporkan juga oleh para kader Posyandu," ungkap Kepala Desa Sukamanah, Hj Irmayani SH, Senin (26/5/2025).

Baca Juga: Stunting dan Sampah Jadi Isu Utama di BiiF 2025, Dedie Rachim Sebut Siap Kolaborasii dengan ICMI

Kendati demikian, kata Irmayani, pihaknya tidak akan lengah dan akan terus melakukan pemantauan dalam upaya pencegahan agar kasus stunting tak lagi muncul di Desa Sukamanah.

"Kami bersama para Kader Posyandu tidak akan lengah, pengawasan harus terus dilakukan. Makanya sosialisasi masih terus dilakukan terhadap warga," tegasnya.

Sasaran sosialisasi pencegahan stunting difokuskan kepada para ibu hamil dan pengantin baru. "Dua kategori ini cukup rawan," imbuhnya.

Selain pencegahan stunting, Pemdes Sukamanah kini tengah fokus pada penanganan penyakit TBC yang masih tergolong tinggi.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Soroti Kendala dalam Penanganan Stunting

"Penyembuhan penderita TBC ini memerlukan waktu lama dan teratur. Maka tim medis Puskesmas masih terus melakukan penanganan serius," ujarnya.

Irmayani menambahkan bahwa kondisi alam dan cuaca Desa Sukamanah yang berada di kawasan Puncak yang cukup lembab menjadi salah satu faktor mudah berkembangnya penyakit TBC.
(Acep Mulyana)

Caption: Kantor Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.