BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menunjukkan komitmen seriusnya menekan angka pengangguran di wilayahnya dengan mengadakan bursa kerja Bogor 2025 tahap ketiga.
Secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pada Rabu (15/10/2025), bursa kerja yang berlangsung di Plaza Jambu Dua ini menyediakan ratusan lowongan kerja (loker) di Bogor dan sekitarnya.
Diikuti oleh 40 perusahaan dari dalam maupun luar kota, bura kerja ke-3 tahun 2025 ini menjadi ikhtiar nyata Pemkot Bogor untuk memperluas kesempatan bagi 6.000 pencari kerja yang telah mendaftar, dengan target minimal 600 orang dapat langsung terserap.
Baca Juga: Ingin Jadi Karyawan KAI? Datang ke Jobfair Universitas Airlangga
“Ini adalah ikhtiar Pemkot Bogor di tahun 2025 dengan kembali melaksanakan Jobfair di Plaza Jambu Dua. Kegiatan ini hasil kerja sama dan kolaborasi dengan pihak pengelola mall serta berbagai pihak lainnya,” kata Jenal.
Ia menegaskan, bahwa bursa kerja kali ini menjadi tahap ketiga yang digelar pada tahun 2025.
Dari pelaksanaan sebelumnya, hasil yang dicapai bukan hanya sebatas penyediaan lowongan, melainkan benar-benar menyalurkan pencari kerja ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Baca Juga: Fasilitasi Alumni, Bursa Kerja PPKD Jakarta Selatan Buka 129 Lowongan Pekerjaan
“Secara garis besar ini kali ketiga dilakukan tahun 2025, dan setiap tahap yang kita lakukan Alhamdulillah menghasilkan. Tidak hanya sekadar lowongan, tapi memang para pencari kerja ini bisa benar-benar bekerja,” jelasnya.
Jenal juga mengungkapkan capaian positif dari pelaksanaan Jobfair sebelumnya di BTM Mall, di mana sebanyak kurang lebih 513 pencari kerja telah diterima bekerja di 20 perusahaan.
Sementara pada bursa kerja kali ini, 40 perusahaan ikut berpartisipasi, tidak hanya dari Bogor tetapi juga dari Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Hadirkan Ayogawe, Disnaker: Permudah Pencari Kerja Temukan Loker
“Hari ini ada 40 perusahaan yang hadir, tidak hanya dari Bogor tapi juga dari Jakarta. Mereka terlibat langsung dalam kegiatan Jobfair dan membuka peluang sebesar-besarnya sesuai spesifikasi yang dibutuhkan,” tuturnya.
Dari sekitar 6.000 pencari kerja yang mendaftar, Jenal menyebutkan bahwa sekitar 600 orang ditargetkan terserap ke berbagai perusahaan.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai pihak yang berkolaborasi, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yang turut memberikan pelatihan gratis bagi peserta yang belum berhasil diterima kerja.
Baca Juga: Ramaikan Job Fair Bontang 2025, BPJS Ketenagakerjaan Kenalkan Aplikasi JMO dan Program MLT
“Hari ini ada 2.000 lowongan dan sekitar 600 orang sudah terserap. Mudah-mudahan bagi yang belum berhasil, masih ada alternatif lain berupa pelatihan gratis dari HIPMI selama tiga hari ke depan, dan bisa langsung mendaftar,” ungkapnya.
Menurutnya langkah-langkah kecil seperti ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Bogor untuk menekan angka pengangguran yang saat ini masih berada di angka sekitar 18 persen.
“Sebelum memulai hal besar, kita mulai dari hal kecil dulu. Istikamah, perlahan, dan konsisten. Insya Allah, solusi untuk mengurangi angka pengangguran bisa terus kita lakukan bertahap,” ucap Jenal.
Baca Juga: Job Fair 2025 di Kota Bogor
Ia juga menyinggung kondisi ekonomi di Kota Bogor yang masih dihadapkan pada tantangan, termasuk beberapa sektor usaha yang mengalami penurunan.
“Kami menyadari kondisi ekonomi saat ini masih belum stabil, tapi mudah-mudahan ekonomi bisa pulih kembali sehingga membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.