Kepala Desa Kalong Satu, Yeyen, yang turut meninjau langsung lokasi, menyatakan bahwa intensitas hujan yang tinggi dalam waktu lama diduga kuat menjadi pemicu utama terjadinya longsor.
"Sejak sore memang hujan terus-menerus cukup deras. Diduga itu yang membuat tebing tak kuat menahan beban dan akhirnya longsor," ujar Yeyen singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi terkini korban maupun langkah lanjutan penanganan dari pemilik bangunan yang terdampak.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor.