KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Seorang bocah berinisial VN (5) dilaporkan hilang dan diduga hanyut di kali Cibagolo, Kampung Parakan Kembang Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Menanggapi kejadian ini Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menyebutkan, berdasarkan data yang diterima korban hilang atas nama VN (5) jenis kelamin laki-laki merupakan warga Kampung Parakan Kembang, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja.
"Menurut informasi korban sedang mandi di kucuran air plafon dekat rumah bapak Syarif sekira pukul 17.30 WIB. Ketika itu ia melihat korban langsung lari ke belakang rumah pak Syarif dan saksi. Dari situ sudah tidak mengetahui lagi korban yang di perkirakan hilang atau hanyut di kali Cibagolo," beber Adam dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Angin Kencang hingga Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga di Rawa Panjang Bojonggede
Adam mengatakan bahwa ciri-ciri bocah hilang tersebut di antaranya berambut panjang ikal, kulit putih, dan menggunakan celana dalam.
"Pencarian hari pertama pada 25 Agustus 2025, dilakukan dari titik 0 (nol) sampai dengan 1 km," terangnya.
Lalu pencarian hari kedua pada 26 Agustus 2025. Korban sudah ditemukan dialiran kali Ciliwung tepatnya di daerah Kedung Umpal perbatasan antara Waringin Jaya dan Karadenan kurang lebih 2 Km dari titik Nol.
"Korban pertama kali ditemukan pada pukul 07.30 WIB oleh masyarakat dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.
Baca Juga: Gempa 4,9 M di Bekasi Getarkan Bogor, BPBD Pastikan Situasi Aman Tapi Minta Warga Tetap Siaga
Selanjutnya, langkah yang dilakukan TRC PB BPBD Kabupaten Bogor yaitu berkoordinasi dengan aparat setempat, melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan. Serta melakukan kaji cepat dan analisa di lokasi kebencanaan.
Terpisah, Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Safiih mengatakan, pada Selasa (26/8/2025) sekira pukul 07.00 saksi bernama Subakti ingin buang air ke sungai Ciliwung. Kemudian melihat mayat dengan kondisi berada di tengah sungai Ciliwung tersangkut batu cadas.
"Lalu saksi memberitahu ketua RT setempat, dan didampingi Linmas mengevakuasi korban dengan cara diangkat ke pinggir sungai setelah keluarga dari korban datang," tuturnya kepada wartawan.
"Kemudian jenazah dibawa oleh keluarganya ke rumah duka. Ia diduga hanyut pas hujan besar kemarin sore menjelang Maghrib. Ditemukan di wilayah Desa Waringin Jaya," terangnya.