KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM — Sejumlah petani hortikultura di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tengah menghadapi tantangan turunnya harga jual hasil panen. Kondisi ini terjadi saat panen raya berlangsung, pada Jumat (3/10/2025).
Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman menjelaskan bahwa program ketahanan pangan yang digagas sejak 2022 masih terus berjalan.
Dari awalnya hanya 7.000 meter persegi lahan per kelompok tani, kini sudah berkembang menjadi 3 hingga 4 hektare.
Baca Juga: Bimbingan Remaja Usia Sekolah, MA Unggulan Cendekia Muslim Gandeng KUA Kecamatan Nanggung
"Alhamdulillah program tetap berjalan baik, dengan peningkatan pendapatan dan perluasan lahan. Tujuannya bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tapi juga meningkatkan ekonomi warga," ucap Jani Nurjaman.
Namun, di tengah capaian itu, harga komoditas seperti timun, terung, dan kacang panjang justru menurun.
"Inilah tantangan pertanian. Saya terus mendorong petani agar tetap semangat, mudah-mudahan bulan depan harga bisa kembali stabil," tambah Jani.
Hal senada diungkapkan Ketua Kelompok Tani, Rahmat Hidayat. Ia menyebut fluktuasi harga sangat bergantung pada pasokan pasar.