"Kami dari DPRD akan selalu mendukung PWI. Kami berharap PWI terus menyiarkan kegiatan positif karena saat ini hoaks sangat banyak. Kita harus pintar menyaringnya agar kerukunan di Kota Bogor tetap terjaga," paparnya.
Baca Juga: Gebyar Ramadan 2026 PWI Kota Bogor, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim dan Duafa
Ia juga memuji toleransi di Kota Bogor yang tetap terjaga, seperti pelaksanaan Bogor Street Festival yang tetap berjalan meriah meski di bulan Ramadan.
"Ini bukti bahwa diversitas dan harmonisasi antarumat beragama di Bogor sangat nyata," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi menambahkan bahwa santunan ini merupakan bentuk kepedulian jurnalis di luar tugas utama mereka mencari berita. Sebanyak 200 orang penerima santunan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kota Bogor.
Baca Juga: Pembagian Ratusan Takjil Gratis di Masjid An Naba PWI Kota Bogor Diapresiasi Masyarakat
"Saya ingin teman-teman wartawan bukan hanya bisa membuat berita, tapi minimal bisa bermanfaat untuk banyak orang. Santunan ini adalah buktinya," kata sosok yang akrab disapa Kang Aldho itu.
Ia berharap momentum Ramadan ini dapat mendinginkan suasana dan memperkuat sinergisitas antar-lembaga. "PWI Kota Bogor adalah rumah bagi semua. Siapa pun yang berselisih paham, bisa selesai dan duduk bersama di sini. Inilah sumbangsih kami untuk menjaga kondusivitas Kota Bogor," katanya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan duafa serta penyerahan piagam penghargaan sebelum memasuki waktu berbuka puasa dengan penutup doa yang dipimpin oleh Ketua FKUB Kota Bogor, H. Hasbulloh.
Baca Juga: PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Buka Puasa Bersama dan Santunan, Syarif Hidayatullah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensuport dan memberikan dukungan maupun partisipasi, sehingga acara bisa terlaksana dengan baik.