“Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional. Pada saatnya nanti, tentu akan ada kejelasan berdasarkan proses dan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Bernard juga menekankan bahwa dinamika hukum yang tengah berlangsung tidak boleh membuat masyarakat kehilangan ketenangan ataupun mengganggu aktivitas pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, menjaga suasana tetap kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor tetap kondusif. Dunia usaha membutuhkan kepastian, masyarakat membutuhkan ketenangan, dan pemerintah juga perlu terus bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Sebagai Ketua Terpilih BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard memandang stabilitas dan kepastian hukum sebagai bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.
Baca Juga: Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor Berpotensi Aklamasi, Bernard Dwiputra Chandra Jadi Calon Tunggal
Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, ia berharap roda perekonomian tetap bergerak dan generasi muda tidak kehilangan optimisme dalam membangun masa depan.
“Kami di HIPMI ingin terus membawa energi positif. Kita tetap menghormati proses hukum, tetapi di sisi lain roda ekonomi harus berjalan, anak-anak muda harus tetap produktif, dan peluang usaha harus terus dibuka,” ungkapnya.
Bernard menegaskan, proses hukum harus ditempatkan pada koridornya. Sementara itu, masyarakat diminta tidak menjadikan dinamika yang terjadi sebagai alasan untuk saling menyerang atau menyudutkan satu sama lain.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan fokus terhadap pembangunan Kabupaten Bogor.
“Mari kita tunggu prosesnya, jangan mendahului kesimpulan. Kita jaga persaudaraan, jaga kondusivitas, dan tetap fokus membangun Kabupaten Bogor agar semakin maju dan memiliki iklim usaha yang semakin baik,” pungkas Bernard.