KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Progres pembangunan tugu helikopter yang terletak di Simpang Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor saat ini tinggal finishing atau tahap akhir. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, beberapa Waktu lalu.
Untuk diketahui, pembangunan tugu helikopter berjenis SA-330 PUMA dengan bertuliskan The City of Choppers tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Lanud Atang Sendjaja, dan perusahaan outdoor gear Eiger melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Pembangunan tugu helikopter atau monumen helikopter tinggal penambahan ornamen-ornamen saja, sekarang tinggal finishing," ungkap Eko Mujiarto kepada wartawan.
Ia menyebutkan penambahan ornamen tersebut di antaranya fasilitas dan perawatan tugu taman serta lain sebagainya.
Baca Juga: Patung Helikopter
Menurutnya, di posisi belakang akan dibuatkan gudang untuk fasilitasi perawatan taman. Karena jika belakang itu dibiarkan kosong ia khawatir dipakai untuk hal-hal yang tidak baik, karena posisinya tersembunyi di belakang.
"Maka itu kita maksimalkan, kita buat gudang untuk fasilitasi peralatan taman dan sebagainya," terang Eko Mujiarto.
Selain itu lanjut Eko Mujirato, untuk anggaran disiapkan Rp200 juta sebagai anggaran yang digunakan untuk penambahan fasilitas yang kurang.
"Kita menggunakan anggaran CSR dari Eiger semuanya dari sana. Nah, yang Rp200 juta itu sebenarnya untuk penambahan yang kurang saja, seperti taman, pagar, termasuk bangunan fasilitas pendukung lainnya," beber Eko Mujiarto.
Baca Juga: Helikopter Puma Terpajang di Simpang Alternatif Sentul, Bangun Tugu Pemkab Bogor Gandeng CSR
Eko Mujiarto mengatakan, nilai bantuan dari CSR itu sekitar Rp400 juta-an. Sedangkan untuk helikopter dari Lanud Atang Sendjaja (ATS).
Di sisi lain, guna mengantisipasi banyaknya masyarakat yang melihat tugu helikopter dan sedang dibangun ini, DPKPP bekerjasama dengan Dishub serta Satpol PP.
"Kemarin kan hari Minggu cukup banyak yang melihat tugu ini. Untuk mengantisipasinya itu kita 24 jam jaga di sana, tim khusus dari DPKPP maupun dari Satpol PP," jelasnya.