KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Pria bernama Ayon (60) yang dilaporkan hilang saat hiking di Kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor hingga Selasa (24/06/2025) sore belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian pada esok Rabu (25/06/2025).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menyampaikan bahwa pria yang hilang di Gunung Salak belum ditemukan, dan tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.

"Masih belum, tim sudah berangkat. Kita dengan Basarnas masih melakukan pencarian di lokasi hilang. Masih pencarian, mudah-mudahan doa dari kita semua bisa segera ditemukan," ungkap Yudi Santosa kepada ceklissatu.com, Selasa (24/06/2025).

Yudi Santosa menegaskan, dalam pencarian pihaknya bekerjasama juga dengan pemangku wilayah setempat dan Basarnas. Ia menilai lokasi pencarian lumayan cukup berat.

Baca Juga: Pria 60 Tahun Hilang saat Hiking di Kawasan Gunung Salak Bogor, Berikut Ini Kronologinya

"Itu kan sebetulnya jalur turun tetapi curam, dari Sukamantri ke bawah itu curam," terangnya.

Pada pencarian tersebut, Damkar Kabupaten Bogor menerjunkan personel ebanyak satu regu, dibantu Basarnas, pemangku wilayah, serta kepolisian.

"Kita terus bekerja di sana, dan komando ada di Basarnas, karena ini menyangkut orang hilang," jelasnya.

"Hanya memang sampai hari ini saya belum bisa menginformasikan lebih lanjut apa saja yang sudah ditemukan. biasanya kan apa ada baju atau benda lainnya," tutur Yudi Santosa.

Baca Juga: Macan Tutul Jawa Gentayangan di Gunung Salak Kabupaten Bogor, Ini Penjelasan TNGHS

Selain itu lanjutnya, perlu diketahui pria yang hilang tersebut merupakan warga sekitar yang sedang jalan-jalan sore. Karena lokasi itu masih di bukit bawah wilayah Sukamantri.

"Namun, puncak Gunung Salak itu kan tidak satu, puncak Gunung Salak itu ada tujuh. Jadi itu kalau diteruskan dari Sukamantri itu memang sampai ke Puncak Gunung Salak," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Ayon (60) dikabarkan hilang saat hiking Bersama temannya di Kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, pada Minggu (22/06/2025). Hingga kini ia belum juga ditemukan.

Kronologi kejadian disebutkan bahwa pada Minggu (22/06/2025) sekira pukul 21.50 WIB telah diterima laporan dari Basarnas tentang adanya orang hilang di Desa Tamansari dan belum ditemukan.

Baca Juga: Waspada, BPBD Imbau Warga Bogor Siaga Atas Aktivitas Gunung Gede dan Gunung Salak  

"Pada 22 Juni 2025 sekira pukul 08.00 WIB korban dan seorang temannya ingin mencari keringat di area sekitar wilayah galian pasir blok Ciapus Kapin," ungkap Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Wilayah II Bogor, Dudi Mulyadi seperti dikutip dalam dalam keterangan resminya.

"Namun, pada pukul 11.00 WIB, korban menuruni lereng sedangkan teman korban tidak bisa turun. Lalu teman korban menunggu di atas. Setelah satu jam tidak kunjung dating menemuinya, teman korban pun memutuskan pulang meninggalkan korban pada pukul 12.00 WIB," tambahnya.

Teman korban pun juga ikut tersesat hingga pukul 15.00 WIB, hingga akhirnya teman korban menemukan paralon air, dan arah jalan pulang mengikuti paralon air, akhirnya menemukan jalan pulang.

"Tetapi korban tidak pulang sampai sore. Lalu pihak keluarga dan arga melakukan pencarian di sekitar TKP hingga malam hari, dan korban tidak ditemukan, serta tidak ada kabarnya," jelasnya.

Baca Juga: Hendak Berlibur ke Gunung Salak Endah, Mobil Wisatawan Masuk Jurang di Pamijahan Bogor

"Selanjutnya pihak keluarga melaporkan ke pihak Polsek Tamansari dan Basarnas," bebernya.

Diketahui, tim SAR yang melakukan pencarian terdiri dari Unit Siaga SAR Bogor, Polsek Tamansari, Babinsa Tamansari, pihak TNGHS dan Volunter Sabuk Gn, dan dibantu warga setempat.

"Berdasarkan informasi masyarakat bahwa yang bersangkutan sering jalan masuk hutan. Dan pada Minggu kemarin ia berjalan menuju hutan blok keramat, selanjutnya menuju kopol," pungkasnya.