Sebab, kata dia, tidak akan ada Karang Taruna, tanpa adanya gagasan dari H Ghazali. Karang Taruna lahir tahun 1965 di Kampung Melayu, Jakarta.

"Yang saat itu berangkat dari keresahan, atas permasalahan sosial, permasalahan remaja dan anak yatim, lansia serta permasalahan lainnya," ucapnya.

Hari ini 65 tahun Karang Taruna, kata Hergun, bukan waktu yang sangat singkat dan sangat muda, ini sangat tua. Karang Taruna membersamai kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia, bahkan hingga tingkat RW.

"Tentu ini kebanggaan kita semua, maka saya pikir, sangat layak jika H Ghazali menjadi pahlawan nasional. Selain itu kita ingin agar makam H Ghazali untuk dijadikan cagar budaya," tutup dia.