“BDK 2025 ini bertujuan menghimpun dana yang seluruh hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program kemanusiaan di sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Indra Fermanto.
Dalam kesempatan tersebut, Indra juga menjelaskan tantangan mendesak yang dihadapi, yaitu Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Bogor untuk segera terakreditasi.
Baca Juga: Pantau Langsung Sejumlah Infrastruktur, Wabup Bogor Jaro Ade Pastikan Pembangunan Berjalan Baik
"Saat ini, di Jawa Barat, hanya Kabupaten Bogor dan Kuningan yang UDD nya belum terakreditasi. Kami memiliki batas waktu hingga November ini," tandasnya.
Ia menambahkan, untuk mengejar ketertinggalan ini, tim UDD PMI dilaporkan bekerja siang malam untuk memperbarui instalasi, dengan tujuan utama memenuhi standar yang telah ditetapkan demi menghasilkan kualitas darah yang baik bagi masyarakat.
Giat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ketua PMI Kabupaten Bogor;
Baca Juga: Wabup Bogor Instruksikan Camat dan Kades di Tiga Wilayah Catat Dampak Penutupan Tambang
Ketua Harian PMI Kabupaten Bogor beserta jajaran pengurus PMI Kabupaten Bogor, dan jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Bogor.