"Menjaga lingkungan bukan hanya pilihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan," katanya.
Denny Mulyadi mengajak masyarakat untuk memulai langkah sederhana yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Di antaranya dengan mengelola sampah secara bijak melalui pemilahan sampah dari sumber, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat meningkatkan aksi penghijauan dengan menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitar, baik di kawasan permukiman, sekolah maupun wilayah yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.
"Pohon memiliki peran penting dalam menyerap karbon, menjaga sumber air, sekaligus mendukung kelestarian kehidupan," ucapnya.
Tak hanya itu, Denny Mulyadi juga menekankan pentingnya membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman bahwa alam merupakan bagian penting dari kehidupan harus terus ditanamkan agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari karakter dan budaya masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media massa.
Pada kesempatan tersebut, Denny Mulyadi turut menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan, pegiat lingkungan, komunitas peduli alam, guru, pelajar, serta seluruh masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kota Bogor.