KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Sejumlah pengusaha di Kabupaten Bogor mengancam akan menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, gegara adanya keterlambatan pembayaran beberapa proyek di tahun anggaran 2025, yang nilainya mencapai Rp204 miliar.

Seperti disampaikan pengusaha Kabupaten Bogor, H. Rachmanto Srie Basuki. Ia menyebutkan, yang diinginkan masyarakat Kabupaten Bogor adalah solusi secepatnya.

"Yang diinginkan warga Bogor solusi secepatnya, kasihan para pekerja yang belum dibayar untuk makan keluarganya, mereka mengadu pada saya," ungkap Rachmanto kepada ceklissatu.com.

Baca Juga: Proyek Rampung Tapi Belum Dibayar, Pemkab Bogor Janji Lunasi Rp204 Miliar, Ajat Sampaikan Ini

Selain itu lanjut Rachmanto, seharusnya Pemda bisa mengumpulkan seluruh pengusaha yang belum dibayar, kemudian berikan penjelasan kepada pengusaha.

"Panggil saja seluruh pengusaha yang belum dibayar. Jelaskan kepada mereka, karena mereka bicara di luar berisik. Ngadu kepada saya di antaranya," jelas Rachmanto.

Rachmanto menegaskan, karena hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pembayaran proyek, maka dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar demo di depan kantor Pemkab Bogor.

Baca Juga: Mobil Ngebut Tabrak Motor di Simpang Bappenda Cibinong Bogor, Korban Sempat Terseret di Kolong Kendaraan

"Karena tidak ada kejelasan dari bupati dan jajarannya dalam hal solusi pembayaran, maka sore ini kami para pengusaha akan rapat, untuk demo. Artinya Pemkab Bogor tidak becus mengelola keuangan," pungkas Rachmanto.