BOGOR, CEKLISSATU.COM - Polres Bogor resmi memulai Operasi Zebra Lodaya 2025 yang digelar selama dua pekan, mulai Senin 17 November hingga 30 November 2025.
Operasi Zebra Lodaya tahun ini fokus pada tiga pola penanganan, yakni preemptive 40 persen, preventif 40 persen, serta represif 20 persen, dengan melibatkan total 185 personel.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto menjelaskan, bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 difokuskan pada peningkatan kesadaran berlalu lintas melalui penjagaan, patroli, dan penindakan pelanggaran berbasis ETLE.
Ia memaparkan, bahwa porsi preemptive dan preventif dilakukan melalui penjagaan lalu lintas pada pagi hingga sore hari, serta patroli yang dibarengi dialog dengan masyarakat.
"Itu nanti kegiatan dialogis patroli penegakkan hukum juga, untuk selang Operasi Zebra Lodaya ini dimulai dari pagi jam 9 sampai 12," jelas Ardian kepada wartawan, Senin (17/11/25).
Adapun, kata Ardian, 20 persen sisi represif tetap dijalankan selamna patroli berlangsung.
Baca Juga: Ribuan Kendaraan Terjaring Operasi Zebra Lodaya 2024 di Bogor, Ini Rinciannya
"Nah, 20% itu kan bagian dari dua kegiatan tadi, refresif penindakan pelanggaran dengan kegiatan preventif patroli maka di dalam kegiatan patroli tersebut dilakukan penindakan juga,” jelas dia.
Menurutnya, penindakan pelanggaran tahun ini didominasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Karena terdapat pembagian ulang, yakni 20 persen untuk kegiatan represif dengan porsi 95 persen melalui ETLE dan 5 persen melalui tilang manual. Oleh karena itu, jika ditemukan pelanggaran kasat mata, maka penindakannya akan dilakukan melalui ETLE,” kata Ardian.
Baca Juga: Polresta Bogor Kota Berencana Pasang Alat ETLE di Dua Lokasi.
Tak lupa, ia mengimbau warga Kabupaten Bogor untuk meningkatkan disiplin selama Operasi Zebra Lodaya berlangsung.