"Namun memang kalau dilihat dari kontur sungai yang ada, setelah titik duga jatuh, itu ada banyak jaring alam berupa batu dan wilayahnya juga cukup dangkal," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima tim gabungan, Bayu diduga terjatuh ke sungai sekitar waktu magrib menjelang isya pada Kamis (13/8/2026). Namun, hingga kini belum ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

"Sementara ini tim gabungan mendapatkan informasi kemarin sekitar magrib menjelang isya, bahwa diduga, diduga saudara kami Bayu ini terjatuh ke bawah aliran sungai. Setelah sebelumnya memang tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung," ungkap Dimas.

Ia mengatakan, sepeda motor yang di kendarai Bayu ditemukan dalam kondisi masih menyala  di ujung jembatan. Sementara helm dan tas milik korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi dugaan korban terjatuh.

"Motornya dalam kondisi menyala, masih ada di ujung jembatan dan helm beserta tasnya itu ditemukan kurang lebih 100 meter di muka air, tidak jauh dari titik dugaan saudara kami ini  jatuh," pungkasnya.