BOGOR, CEKLISSATU -- Sejumlah ruas jalan di wilayah selatan Kabupaten Bogor masih mengalami kerusakan. Kondisi jalan bolong-bolong dan berkubang air saat hujan.

Kerusakan infrastruktur jalan di antaranya ruas antara Desa Lemah Duhur menuju Desa Tangkil, kecamatan Caringin. Badan jalan yang berlubang di banyak titik cukup menyulitkan pengendara yang lewat terutama kendaraan roda empat. Lubang berdiameter kurang lebih 50 centimeter dengan kedalaman kurang lebih 30 centimeter menyebabkan rawan kecelakaan lalu lintas.

Yusup, salah satu pedagang keliling yang mangkal di depan SDN 2 Cimande, mengatakan, kondisi ruas jalan tersebut sudah lama rusak dan belum diperbaiki. Padahal setiap hari jalan ini sering dilewati pengendara.

Baca Juga: GempaM 4,1 Guncang Kota Bogor, BPBD: 14 Rumah di 4 Kecamatan Alami Kerusakan

"Setahu saya belum ada yang celaka, namun ya takut juga sih, soalnya banyak motor dan mobil yang menggunakan jalan ini,"  ucapnya.

Dirinya berharap jalan ini cepat diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Bogor, karena merupakan jalur yang banyak kendaraan, sehingga perlu diperbaiki secepatnya.

Kepala Desa Lemah Duhur, Ujang Najmudin, mengatakan bahwa ruas jalan yang rusak tersebut berstatus jalan Kabupaten dan selalu diajukan perbaikan dalam acara Musrenbang setiap tahunnya.

"Jalan yang rusak bukan hanya satu tapi ada beberapa titik. Kami sudah ajukan dalam acara Musrenbang, mudah-mudahan tahun ini pengajuan kami direalisasikan," ujarnya.

Drainase Buruk

Kondisi serupa nampak di ruas Jalan Veteran III ruas Cikereteg-Pancawati. Jalan milik Kabupaten Bogor di Desa Ciderum Kecamatan Caringin ini rusak parah berlubang menganga tepatnya di Kampung Anyar. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Segera Realisasikan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur, Jaro Ade Pastikan Tahapan Sesuai Aturan

Kerusakan jalan menyebabkan kemacetan setiap hari. Terlebih saat kondisi cuaca sedang hujan dan arus lalu lintas sangat padat menuju kawasan wisata Pancawati.

Kerusakan jalan ini akibat buruknya drainase di kiri dan kanan jalan. Di sepanjang lintasan nyaris tak ada drainase, sehingga air menggenang di tengah badan jalan.

Sementara itu, kerusakan jalan akibat drainase yang buruk juga terlihat di ruas Jalan Cikopo Selatan tepatnya di wilayah Pasar Sukamanah Kecamatan Megamendung, di Cidokom Desa Kopo Kecamatan Cisarua, dan di beberapa lokasi lainnya di wilayah Ciawi. 

Warga pengguna jalan pun berharap Pemkab Bogor melalui UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Ciawi melakukan perbaikan secara rutin.

"Iya kita amati kerusakan badan jalan milik Kabupaten Bogor ini belum ditangani secara serius terhadap lokasi kerusakan yang selalu menjadi langganan. Contohnya di wilayah Desa Kopo arah ke Lembah Nyiur. Di sana dranaisenya cukup buruk hingga aspal mengelupas. Begitu juga di wilayah dekat Pasar Sukamanah. Jika hujan jalanan dan parkiran tergenang oleh air hujan. Cukup merepotkan warga," ujar Dodi, warga Puncak Peduli.