“Saya lihat kepala desanya sangat paham masalah, kantornya juga tertata baik, bahkan toiletnya bersih ini hal sederhana tapi penting. Ini menandakan pelayanan publik yang dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tutur Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menyoroti hadirnya berbagai layanan dasar yang telah dioperasikan oleh Koperasi Desa Merah Putih Hambalang. Di antaranya layanan kesehatan, distribusi pupuk, LPG, serta kebutuhan pokok masyarakat yang semakin mudah diakses langsung dari desa.
“Ini bentuk nyata dari pendekatan pelayanan publik berbasis desa. Dengan begini, bukan hanya mendekatkan layanan ke rakyat, tapi juga berdampak pada penurunan harga barang kebutuhan pokok. Ini sangat penting,” tutupnya.
Koperasi Desa Merah Putih Hambalang saat ini telah menghimpun sebanyak 308 anggota aktif, yang terdiri dari warga Desa Hambalang dengan sumber permodalan koperasi berasal dari simpanan pokok dan wajib anggota, serta kerjasama komersial dengan BUMN.