KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU — Dua desa di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yakni Desa Bantarkaret dan Malasari, mendapat sorotan positif dari Camat Nanggung, Ae Saepuloh, karena komitmennya menjaga dan melestarikan adat-istiadat leluhur. 

Kedua desa ini dikenal aktif dalam menjalankan tradisi budaya seperti Seren Taun dan Ngalokat Cai, yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat adat setempat.

"Memang masih ada yang memegang adat-istiadat budaya. Kalau di Malasari ada Seren Taun, sedangkan di Bantarkaret, khususnya di Jatake Nutug, ada Ngalokat Cai. Itulah budaya kebiasaan masyarakat yang menurut saya sangat positif dan patut diapresiasi,” ujar Ae, Kamis (03/07/2025).

Ia juga menyoroti keberadaan Masyarakat Kasepuhan Jatake Nutug di Desa Bantarkaret yang hingga kini belum mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Jaga Alam hingga Ungkap Rasa Syukur, Warga Jatake Nutug Bantarkaret Gelar Festival Budaya Ngalokat Cai 2025

Ae menyatakan komitmennya untuk mendorong pengakuan terhadap komunitas adat tersebut.

“Kita akan dorong agar Masyarakat Adat Kasepuhan Jatake Nutug mendapat pengakuan. Nilai-nilai budaya yang mereka pegang sangat positif dan itu harus dipertahankan,” tambahnya.

Sebelumnya, pada 26-27 Juni 2025, masyarakat Kasepuhan di Desa Malasari sukses menggelar acara Seren Taun, tradisi tahunan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi.