Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menyampaikan bahwa kunjungannya bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Pemerintah Kota Bogor bertujuan memastikan kesiapan lahan serta proses pematangan lahan sebelum pembangunan dimulai.
“Hari ini kita ingin memastikan bersama teman-teman Kemensos, Kementerian PU, dan Pemerintah Kota Bogor yang diwakili Pak Sekda beserta OPD, terkait lahan lima hektare yang sudah disediakan Pemkot Bogor. Kita juga memastikan proses pematangan lahan yang akan dilakukan agar saat pembangunan dimulai tahun ini, lahannya sudah siap dan optimal,” jelas Robben.
Ia menambahkan, setelah peninjauan lapangan, Kemensos akan melanjutkan ke tahap kajian dan perencanaan. Targetnya, proses lelang dapat dimulai paling lambat Juni 2026.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia
“Hari ini kita mulai dengan peninjauan, kemudian dilakukan kajian dan perencanaan. Insyaallah paling lambat bulan enam kita sudah bisa memulai proses lelang, bahkan pekerjaan awalnya,” katanya.
Robben menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat dikebut dalam waktu enam bulan, sehingga pada Juli tahun berikutnya sudah dapat digunakan.
“Kita kejar dalam enam bulan ini supaya nanti tahun depan, bulan Juli, sudah bisa digunakan oleh anak-anak yang saat ini masih bersekolah di Sekolah Rakyat yang ada di Cibinong,” ujarnya.