Ia menjelaskan bahwa personel pemadam kebakaran berhasil tiba dengan cepat karena sedang siaga dalam kegiatan di dekat lokasi.

“Kejadian pas di dekat lapangan Genteng. Personil kita lagi standby, jadi begitu ada laporan langsung meluncur. Kalau terlambat sedikit saja, kebakaran bisa merembet ke rumah lain karena lokasinya padat penduduk,” kata Theo.

Baca Juga: Kebakaran Besar Landa Komplek Militer Angkub Bengrad Turangga, Enam Rumah Dinas Hangus Satu Korban Jiwa

Namun, Theo mengakui bahwa akses mobil pemadam sempat terhambat akibat padatnya parkiran di area tersebut.

“Ada sedikit hambatan karena parkir sangat padat. Bahkan tadi ada rumah warga yang tersenggol unit pemadam, kami mohon maaf dan nanti akan dikoordinasikan dengan RT dan RW karena ini situasi darurat,” ujarnya.

Theo juga menyampaikan bahwa pasangan suami istri pemilik rumah mengalami luka bakar mencapai 80–90 persen dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Oli Bekas di Gunung Putri, Akses Sulit Hambat Damkar

“Dugaan sementara kebocoran gas terjadi karena ventilasi yang kurang baik. Saat kejadian, suami istri itu sedang memasak untuk warung mereka,” jelasnya.

Petugas pemadam berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain, namun rumah korban mengalami kerusakan berat.