BOGOR, CEKLISSATU — Kabar gembira bagi masyarakat Kota Bogor. Layanan transportasi publik Biskita Trans Pakuan kembali beroperasi normal mulai Senin, 12 Januari 2026, dengan jam operasional penuh dari pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa pengoperasian kembali Biskita ini sengaja disesuaikan dengan hari pertama masuk sekolah, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para pelajar.

“Layanan Biskita kembali hadir untuk melayani mobilitas warga Kota Bogor. Kami berharap masyarakat dan pelajar bisa kembali menggunakan bus ini sebagai pilihan transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Sujatmiko.

Baca Juga: Dishub Pastikan Layanan Biskita Segera Berjalan Kembali

Saat ini, terdapat empat koridor yang telah aktif melayani penumpang, yakni Koridor K1, K2, K5, dan K6. Rinciannya, K1 melayani rute Terminal Bubulak–Cidangiang, K2 Ciawi–Terminal Bubulak, K5 Stasiun Bogor–Terminal Ciparigi, dan K6 Stasiun Bogor–Parung Banteng.

Sujatmiko mengungkapkan, sempat berhentinya operasional Biskita beberapa waktu lalu disebabkan oleh proses administrasi yang harus dilalui, termasuk pelelangan pengadaan barang dan jasa setelah tahun anggaran ditetapkan.

“Proses ini memang membutuhkan waktu agar semua berjalan sesuai aturan dan akuntabel,” jelasnya.

Dari sisi layanan, tarif dan sistem pembayaran masih sama seperti sebelumnya, mengikuti pola yang telah berjalan. Untuk menunjang kelancaran operasional, Dishub Kota Bogor menyiapkan 49 unit armada bus, dengan waktu tunggu rata-rata setiap 10 menit di setiap koridor.

Ke depan, Pemerintah Kota Bogor juga memiliki rencana strategis untuk pengembangan Biskita. Salah satunya adalah menambah rute-rute baru yang potensial, sekaligus mendorong kemandirian operasional pada koridor dengan tingkat penumpang tinggi, seperti K1 dan K2.

“Dengan mendorong kemandirian pada koridor yang padat, subsidi pemerintah bisa dialihkan untuk membuka koridor lain yang belum terlayani, seperti Koridor 3 dan 4,” pungkas Sujatmiko.