Ia menegaskan, koperasi dan UMKM harus berjalan beriringan dalam membangun ekonomi daerah.
"Koperasi dan UMKM harus sama-sama berkolaborasi. Tidak boleh koperasi berjalan sendiri, UMKM juga sendiri. Semuanya kita satukan dalam kegiatan ini," ucapnya.
Sebanyak 189 pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi dilibatkan dalam pameran tersebut. Setiap stan diisi oleh sekitar tiga pelaku usaha yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Menariknya, panitia tidak menyediakan makanan ringan bagi tamu maupun pengunjung. Sebagai gantinya, mereka membagikan voucher belanja yang dapat ditukarkan langsung di stan-stan UMKM.
"Kami sengaja memberikan voucher agar dibelanjakan di stan UMKM. Ini bentuk kepedulian dan dukungan nyata kepada para pelaku usaha agar mereka mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari kegiatan ini," tutup Iman.