BOGOR, CEKLISSATU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Koperasi dengan menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Alun-Alun Tegar Beriman, Cibinong.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana mengatakan, peringatan HUT Koperasi tahun ini tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM.
"Selain seremoni HUT Koperasi ke-79, kami menggelar pameran UMKM, hiburan, lokakarya, hingga business matching antara koperasi dengan para pemangku kebijakan dari pemerintah pusat," ujar Iman pada awak media ussi acara, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah mitra strategis, di antaranya Badan Gizi Nasional (BGN) dan Smesco Indonesia. Kehadiran kedua lembaga itu diharapkan membuka peluang kerja sama dan memperluas akses pasar bagi koperasi maupun UMKM di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Peringati Hari Koperasi ke-79, Dekopinda Kota Bogor Luncurkan Website
Sebagai penutup rangkaian acara hari pertama, masyarakat juga akan disuguhkan pertunjukan wayang golek.
Dalam pameran tersebut, Pemkab Bogor menyediakan sekitar 100 stan yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari ekonomi kreatif, kuliner, hingga fesyen.
Iman menjelaskan, kegiatan pameran tidak hanya berlangsung pada hari pembukaan, tetapi akan berlanjut hingga pelaksanaan Car Free Day pada Minggu siang.
"Mulai hari ini sampai Minggu pukul 11.00 WIB, kami memberikan kesempatan sekitar 72 jam bagi para UMKM untuk berjualan. Kami melihat potensi pengunjung di Alun-Alun Tegar Beriman sangat besar, terutama pada malam hari, sehingga ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan," katanya.
Ia menegaskan, koperasi dan UMKM harus berjalan beriringan dalam membangun ekonomi daerah.
"Koperasi dan UMKM harus sama-sama berkolaborasi. Tidak boleh koperasi berjalan sendiri, UMKM juga sendiri. Semuanya kita satukan dalam kegiatan ini," ucapnya.
Sebanyak 189 pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi dilibatkan dalam pameran tersebut. Setiap stan diisi oleh sekitar tiga pelaku usaha yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Menariknya, panitia tidak menyediakan makanan ringan bagi tamu maupun pengunjung. Sebagai gantinya, mereka membagikan voucher belanja yang dapat ditukarkan langsung di stan-stan UMKM.
"Kami sengaja memberikan voucher agar dibelanjakan di stan UMKM. Ini bentuk kepedulian dan dukungan nyata kepada para pelaku usaha agar mereka mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari kegiatan ini," tutup Iman.