Sebelumnya, penampilan spektakuler kolosal seni tradisi dikemas secara apik dengan pencahayaan yang indah ditambah suhu udara yang dingin berhasil menghipnotis warga yang datang.
 
Kolosal yang dikreasikan oleh konseptor Decky S. Ramadhan, yang diproduksi oleh D'danze project ini bisa disebut penampilan pertama dalam kolosal yang mengkolaborasikan enam hingga sepuluh komunitas, baik dari Kota Bogor maupun luar Kota Bogor.
 
Decky mengatakan bahwa dari sisi koreo, Kota Bogor tidak kalah dengan kota-kota lain, sehingga terciptalah penampilan kolosal ini.
 
"Harapannya adalah Bogor bisa menjadi ikonik dalam menampilkan pertunjukkan yang memang tidak kalah dengan kota-kota lain, karena Bogor juga bisa menampilkan sesuatu yang glory," ucapnya.

IMG-20250630-WA0023.webp


 
Ia menyampaikan bahwa tarian kolosal ini mengusung tema sesuai dengan HJB ke-543 "Raksa Jagaditha" yang artinya adalah "Menjaga Keseimbangan Bumi Untuk Kesejahteraan Bersama.
 
"Nah, dalam kolosal ini juga digambarkan Kota Bogor menjadi salah satu contoh yang konsisten menjaga alam. Kita tampilkan narasi yang dipadukan dengan musik gamelan dan kolosal yang menggambarkan Bogor yang indah, Bogor kota yang dikenal dengan kota hujan, kota yang hijau dalam pelestarian lingkungan, kota yang sejahtera, kemudian semua elemen itu digabungkan dan dikreasikan dalam kolosal," ujarnya.
 
Klimaks dari penampilan kolosal ini adalah ketika konsistensi menjaga alam dan lingkungan diserang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang datang merusak lingkungan, namun itu bisa ditepis dengan konsistensi dari Kota Bogor untuk bisa menjaga pelestarian lingkungan bersama-sama.
 
"Opening (pembukaan) dalam kolosal ini menggambarkan keindahan yang kemudian ditutup dengan konsistensi menjaga lingkungan, meski banyak tantangan atau hambatan, sehingga alam Bogor bisa tetap lestari dan indah," ujarnya.

Baca Juga: Turut Menyaksikan Ranggkaian Helaran Kirab Budaya HJB Ke-543, Warga Karadenan Kabupaten. Bogor Beri Tanggapan Ini. 
 
Untuk itu, menurutnya, Kota Bogor menjadi salah satu kota yang terus berusaha merawat alam, menjaga udara tetap bersih, air tetap mengalir, dan pohon-pohon tetap tumbuh hijau.
 
Dengan berbagai langkah nyata, seperti pelestarian lingkungan, menjaga hutan kota, dan budaya hidup bersih, Bogor menunjukkan bahwa cinta terhadap bumi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.
 
"Karena ketika bumi terjaga, kehidupan pun menjadi sejahtera. Inilah semangat Raksa Jagaditha, semangat Bogor untuk bumi yang lebih baik bagi semua," katanya.
 
Selain pembukaan awal kolosal, helaran ini juga menampilkan 36 komunitas dan penampilan dari perangkat daerah di Pemerintah Kota Bogor.