BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pencarian terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kota Bogor yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke Sungai Cisadane memasuki hari keempat, Minggu (16/8/2026).
Hingga proses penyisiran berlangsung, tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan korban.
Petugas terus memperluas pencarian dengan menyusuri sejumlah lokasi yang dianggap berpotensi menjadi tempat korban berada.
Baca Juga: Hari Ketiga, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian ASN Pemkot yang Diduga Terjatuh di Sungai Cisadane
Tim penyelam juga dikerahkan untuk memeriksa kondisi di bawah permukaan Sungai Cisadane.
Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi di dalam sungai yang berbeda dengan situasi di permukaan.
"Meski permukaan air tampak cukup tenang, arus di bawahnya diketahui masih mengalir deras," kata penyelam BPBD Kota Bogor, Teguh, di lokasi.
Kondisi tersebut membuat penyelam harus ekstra waspada selama melakukan penyisiran.
"Terlebih, jarak pandang di dalam air sangat terbatas karena Sungai Cisadane dalam kondisi keruh dan dipenuhi material lumpur," terangnya.
Petugas menyebut jarak pandang penyelam hanya sekitar 50 sentimeter atau kurang dari satu meter. Akibatnya, pencarian secara visual menjadi cukup sulit dilakukan.
Hambatan juga ditemukan di bagian dasar sungai. Sejumlah cekungan di sekitar bebatuan cadas diketahui dipenuhi berbagai material, mulai dari sampah, ranting pohon, kain hingga ban bekas.
Tumpukan material tersebut tidak hanya menyulitkan pencarian, tetapi juga menjadi ancaman bagi keselamatan para penyelam.
Ranting yang berada di dasar sungai, misalnya, berpotensi tersangkut pada kaki maupun peralatan penyelam dan menghambat pergerakan.
Penyisiran bawah air telah dilakukan hingga kedalaman sekitar 5-6 meter.
Baca Juga: Bocah Hanyut di Sungai Cisadane Ditemukan Kondisi Meninggal Dunia, Ini Pesan Wakil Wali Kota Bogor
Tim SAR juga telah menjangkau hampir seluruh titik yang dianggap memiliki potensi untuk dilakukan pencarian.
Meski demikian, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, termasuk barang bawaan yang diduga berkaitan dengan ASN tersebut.
Operasi pencarian pun masih dilanjutkan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Baca Juga: Besi Pembatas Hilang di Underpass Batutulis Bogor, Warga Soroti Kualitas Proyek dan Peran Pemkot
Tim SAR gabungan akan mengevaluasi perkembangan pencarian secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta perubahan debit Sungai Cisadane.
Selain melalui penyelaman, pencarian dilakukan dengan memantau permukaan sungai dan berkoordinasi dengan petugas di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Cisadane.
Berbagai metode tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan korban yang telah memasuki hari keempat dalam pencarian.
Baca Juga: Pegawai Pemkot Bogor Diduga Hanyut di Sungai Cissdane, Tas dan Helm Ditemukan
Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian ASN yang dilaporkan hilang setelah jatuh ke Sungai Cisadane masih terus berlangsung dan belum menemukan hasil.