BOGOR, CEKLISSATU.COM - Menindak lanjuti aspirasi masyarakat yang diterimanya saat kegiatan reses. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, memfasilitasi mediasi antara seorang siswa dengan salah satu sekolah di Kota Bogor, terkait penundaan penyerahan ijazah.
Dalam pertemuan tersebut, Fajar bersama siswa yang bersangkutan diterima langsung oleh pihak sekolah.
Fajar menjelaskan, permasalahan tersebut bermula dari adanya permohonan bantuan yang disampaikan seorang siswa yang mengalami kendala dalam memperoleh ijazah. Kondisi itu terjadi setelah komunikasi antara pihak sekolah dan siswa terkait tunggakan biaya pendidikan belum menemukan titik temu.
"Hasil aspirasi reses yang kami terima kemudian ditindaklanjuti melalui mediasi bersama pihak sekolah dan siswa. Dari hasil mediasi diketahui bahwa siswa tersebut masuk dalam kategori desil 1 atau kelompok masyarakat miskin ekstrem," ujar Fajar, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Dukung Penuh Program Tebus Ijazah dan Beasiswa Mahasiswa
Selain itu, lanjut Fajar, siswa yang bersangkutan juga menunjukkan itikad baik dengan menyatakan kesediaannya untuk mencicil sisa tunggakan yang dimiliki setiap bulan hingga seluruh kewajibannya terpenuhi.
Pada kesempatan tersebut, Fajar turut menyampaikan masukan kepada pihak sekolah agar tidak menahan ijazah maupun fotokopi ijazah siswa. Menurutnya, terdapat sejumlah program bantuan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.