BOGOR. CEKLISSATU -- Hari Eiger Adventure Land (EAL) menyalurkan satu ekor sapi dan tujuh ekor kambing untuk warga Kecamatan Megamendung. Penyerahan hewan kurban ini secara simbolis diserahkan pihak Eiger ke Camat Megamendung, Ridwan, pada Kamis (5/6/2025).
Penyerahan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iedul Adha 1446 H/2025 ini merupakan salah satu program corporate social responsibility (CSR) EAL yang hadir di Megamendung, tepatnya di Desa Sukagalih, pada tahun 2021.
Camat Megamendung, Ridwan, mengapresiasi langkah Eiger dengan menyerahkan hewan kurban untuk masyarakat Megamendung. "Kami sangat berterima kasih kepada Eiger dan semoga berkah. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terlebih saat ini kondisi perekonomian sedang kurang baik. Selanjutnya, hewan kurban ini akan kami salurkan kepada mustahik," ungkapnya, Jumat (6/6/2025).
Baca Juga: Pemkab Bogor Serahkan Hewan Kurban, Wabup Jaro Ade: Disalurkan ke DKM, Ponpes, hingga Yatim
Menurut Ridwan, apa yang dilakukan Eiger ini adalah salah satu bukti dari bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pihak swasta terhadap masyarakat dan lingkungan.
Sebelumnya, sambung Ridwan, Eiger juga telah membuktikan kepeduliannya membangun jembatan rawayan yang menghubungkan wilayah Cisarua dengan Megamendung saat wilayah Desa Cipayung diterjang banjir bandang beberapa bulan lalu.
"Pemerintah Kecamatan Megamendung pun sangat berharap kepada pihak swasta lainnya di lingkungan Kecamatan Megamendung untuk ikut peduli dan turun tangan bahu membahu berkolaborasi dalam memajukan pembangunan dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Bersama kita bisa," harapnya.

Sekadar informasi, peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti Pembangunan Ekowisata Eiger Adventure Land dilaksanakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno, tahun 2021.
Eiger Adventure Land direncanakan untuk menjadi ekowisata yang bernuansa lingkungan dengan konsep taman nasional. Kawasan ini memiliki total luas 325,89 Ha yang terdiri dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VIII dan Zona Pemanfaatan Barubolang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Salah satu landmark utama yang direncanakan adalah jembatan gantung terpanjang di dunia dengan panjang 530 meter.
(Acep Mulyana)