KABUPATEN BOGOR,CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong pemerataan pembangunan dengan mengembangkan pusat ekonomi baru di Bogor Timur, salah satunya di Kecamatan Sukamakmur yang dinilai strategis.

Langkah ini diambil karena IPM di wilayah Bogor Timur, khususnya Sukamakmur dan Tanjungsari, masih rendah. 

Pada 2025, Sukamakmur berada di peringkat ke-39 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Kerusakan Stadion Gelora Pakansari Sentuh Rp10 Miliar Pasca Diterjang Bencana, Dispora: Perbaikan Usai Lebaran

Kondisi tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan daya beli masih perlu ditingkatkan.

“Strategi ini diarahkan untuk menciptakan efek domino terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di wilayah Bogor Timur,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kamis (26/4/26).

Menurutnya, pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur diharapkan bisa mendorong dan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga.

Baca Juga: Perdana Pemkab Bogor Gelar Salat Id di Stadion Pakansari, Ribuan Warga Antusias Hadir

Selain itu, kata dia, langkah ini juga menjadi strategi untuk mempercepat terwujudnya Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor bekerja sama dengan PT Bukit Jonggol Asri (BJA) melalui penyerahan lahan PSU seluas 63 hektare.