BOGOR, CEKLISSATU.COM – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim membeberkan strategi yang membuat angka harapan hidup Kota Bogor mencapai 76,24 tahun, melampaui rata-rata nasional.
Dedie Rachim menjelaskan, keberhasilan meningkatkan angka harapan hidup tersebut disebut tidak lepas dari kolaborasi pemerintah, DPRD, sektor swasta, hingga masyarakat Kota Bogor dalam menerapkan berbagai kebijakan kesehatan.
Salah satunya melalui implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sehat bagi masyarakat.
“Untuk menjadikan sebuah daerah menjadi kota/kabupaten sehat perlu ditunjang oleh kebijakan yang tepat. Di Kota Bogor ada berbagai best practice yang diimplementasikan, di antaranya Perda KTR yang didalamnya melibatkan Pemkot Bogor dan DPRD Kota Bogor yang juga didukung oleh sektor swasta dan elemen masyarakat,” ujar Dedie Rachim, dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Selain itu, Pemkot Bogor juga menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai upaya membangun kebiasaan memantau kondisi kesehatan secara rutin sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan kesehatan.
Pemkot bersama DPRD Kota Bogor juga terus memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka publik sebagai sarana olahraga dan mendorong budaya hidup aktif.
Baca Juga: Kota Bogor Masuk Nominasi Kota Sehat Tingkat Nasional, Targetkan Swasti Saba Wistara
Dedie Rachim menyampaikan, berbagai upaya tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bogor.
“Saat ini Alhamdulillah angka harapan hidup Kota Bogor itu di 76,24 tahun. Jadi di atas rata-rata nasional. Tentu tadi ditunjang juga oleh menurunnya tingkat kematian bayi,” katanya.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil proses panjang yang melibatkan banyak unsur, mulai dari kebijakan pemerintah, dukungan DPRD, hingga partisipasi masyarakat.
Baca Juga: Guna Tekan Angka Perokok Usia Remaja, Pemkot Bogor Bentuk Duta KTR di Sekolah
“Proses-prosesnya tentu sangat kompleks, melibatkan berbagai unsur dan tentu ada juga kebijakan yang tepat dilakukan oleh pemerintah disupport oleh DPRD tentunya,” ujar Dedie Rachim.