BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kabut pagi masih menyelimuti perbukitan saat bunyi angklung dan derap langkah warga mulai menggema di Kampung Talahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Di jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak, desa kecil ini mendadak jadi sorotan lewat gelaran Tour Malasari Halimun Salak—sebuah perayaan budaya, alam, dan harapan yang membuncah dari 900 kepala keluarga yang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
Desa yang berada di bagian jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak itu seakan menemukan panggungnya sendiri lewat gelaran Tour Malasari Halimun Salak.
Baca Juga: Bendera Duplikat Pusaka Merah Putih Dikembalikan ke Eks Pendopo Bupati Bogor di Desa Malasari
Ketua Desa Wisata Malasari, Hamdan Yuwafi atau akrab disapa Kang Tole mengatakan, Tour Malasari Halimun Salak itu merupakan magnet untuk daerahnya.
“Tour Malasari Halimun Salak bukan hanya hiburan, tapi juga promosi besar bagi Desa Wisata Malasari. Semoga ini membuka pintu rezeki lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya, Jumat (22/8/2025).
Bagi warga, momen ini bukan sekadar acara, melainkan potret harapan. Ujang, salah satu warga, bahkan mengaku terharu.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Jemput Bendera Pusaka Merah Putih dari Desa Malasari Menuju Pendopo Cibinong
"Saya kaget sekaligus bangga. Siapa sangka desa kami bisa seramai ini. Rasanya seperti mimpi," ucapnya dengan mata berbinar.
Tour Malasari Halimun Salak bukan hanya menampilkan panorama alam yang memukau, tapi juga denyut kebersamaan panggung seni, produk lokal, hingga keramahan warga yang menjadi daya tarik tersendiri.
Gelaran ini membuktikan bahwa wisata bukan sekadar destinasi, melainkan tentang cerita dan orang-orang yang hidup di dalamnya.