KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, komitmennya untuk menghadirkan solusi jangka panjang dalam penanganan sampah melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin rapat bersama perangkat daerah guna menindaklanjuti pembahasan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Bogor dan perwakilan Danantara terkait penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Bogor Raya, beberapa waktu lalu.

Pemkab Bogor menyusun langkah strategis guna menyelaraskan kebijakan pengelolaan sampah, memperkuat kolaborasi lintas daerah, serta memanfaatkan teknologi modern sebagai solusi masa depan bagi permasalahan sampah.

Baca Juga: Transisi Pengelolaan Sampah di TPA Galuga, Pemkab Bogor Siapkan Controlled Landfill dan Proyek PSEL

Rudy Susmanto menyebutkan, Pemkab Bogor juga telah menerima informasi dari Danantara terkait perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. 

Proses tender internasional untuk proyek tersebut telah selesai dan pemenangnya telah ditetapkan.

Dari total 24 perusahaan yang mengikuti proses tender, sebanyak 21 perusahaan berasal dari China, dua dari Jepang, dan satu dari Eropa. Tender tersebut akhirnya dimenangkan oleh salah satu perusahaan dari China.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Perbaiki Sistem Persampahan 

Rudy Susmanto mengatakan, proyek waste to energy ini menjadi langkah nyata Pemkab Bogor dalam menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bogor Raya.

"Melalui teknologi waste to energy, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” terang Rudy Susmanto.