"Awalnya kami khawatir tempat ini ditutup. Tapi setelah ada kepastian disediakan lokasi baru, kami semua senang," katanya.
Pria yang telah berjualan siomay selama 25 tahun di lokasi tersebut itu menilai langkah relokasi merupakan jalan tengah yang menguntungkan semua pihak. Selain mendukung penataan kawasan, para pedagang juga tetap memiliki ruang untuk mencari nafkah.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya sempat muncul wacana pembangunan konsep sentra UMKM dengan sistem kasir terpusat. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah mempertimbangkan masukan para pedagang.
Menurut Deri, sistem kasir bersama dinilai kurang sesuai dengan karakter usaha pedagang kecil yang mulai beroperasi sejak pagi hari dengan jenis dagangan yang beragam.
Baca Juga: Pedagang Stasiun Cibinong Resah, DesakPengelola Untuk Sediakan Lahan Relokasi
Kini para pedagang hanya menunggu penyelesaian area relokasi sebelum seluruh lapak dipindahkan. Mereka berharap proses perpindahan berjalan lancar sehingga aktivitas usaha tetap berlangsung tanpa mengganggu mata pencaharian para pedagang.