BOGOR, CEKLISSATU – Semangat pelestarian budaya dan olahraga masyarakat berpadu dalam gelaran Bogor Hujan Onthel (BHO) ke-2 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Kegiatan yang diikuti komunitas sepeda tua dari berbagai daerah itu berlangsung meriah dan penuh nuansa kebersamaan.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Bogor Hujan Onthel bukan sekadar ajang bersepeda, melainkan sarana mempererat silaturahmi, melestarikan budaya, serta mengenalkan sejarah kepada generasi muda.
“Bogor Hujan Onthel bukan sekadar kegiatan bersepeda, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pelestarian budaya, dan edukasi sejarah kepada generasi muda. KORMI Kota Bogor sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menggabungkan olahraga masyarakat dengan nilai budaya yang kuat,” ujar Zaenul.
Baca Juga: Lari Malam Run Race Ramadan Perdana Digelar di Kota Bogor, Warga Sangat Antusias
Ratusan peserta yang tampil dengan sepeda onthel klasik dan berbagai atribut bernuansa tempo dulu menjadi daya tarik tersendiri dalam acara tersebut. Selain menghadirkan suasana nostalgia, kegiatan ini juga menjadi kampanye gaya hidup sehat melalui olahraga rekreasi yang dapat dinikmati semua kalangan.
Zaenul menilai komunitas sepeda tua memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkenalkan sejarah kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan seperti Bogor Hujan Onthel, nilai-nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan budaya dapat terus diwariskan lintas generasi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mampu menarik partisipasi masyarakat serta wisatawan. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui Bogor Hujan Onthel harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan kecintaan terhadap Kota Bogor,” katanya.