Kapolsek Jasinga, AKP Agus Hidayat, mengatakan kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Polres Bogor untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan pemilik anjing yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
“Pemilik anjing mengakui bahwa anjing itu miliknya. Untuk sementara sudah kami amankan dan saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” kata Agus.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, anjing-anjing tersebut biasa digunakan untuk berburu babi hutan di kawasan sekitar. Saat kejadian, para pemburu diduga melepaskan anjing tanpa memastikan kondisi lokasi.
“Di tempat itu memang sering dilakukan perburuan babi liar. Mereka tidak mengecek langsung ke medan, padahal ada anak yang sedang memancing di sana,” jelasnya.
Baca Juga: Pergub Baru Berlaku, Penjual dan Konsumen Daging Anjing hingga Kucing di Jakarta Terancam Sanksi
Polisi menyebut ada empat ekor anjing yang menyerang korban. Namun, seluruh anjing tersebut kini telah mati saat proses evakuasi.
AKP Agus juga menegaskan, untuk sementara aktivitas perburuan babi hutan di kawasan tersebut diminta dihentikan atas permintaan warga.
“Karena permintaan masyarakat juga, sementara kegiatan perburuan jangan dilakukan dulu,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian mengaku telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak sembarangan melepaskan hewan peliharaan di area hutan maupun perkebunan yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas.