Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan ini tidak hanya difokuskan untuk kendaraan tambang semata, melainkan juga untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat dalam jangka menengah dan panjang.
Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Bogor dalam mencari solusi atas tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut akibat aktivitas kendaraan berat.
"Saat digagas pada jamanya Gubernur jabar Ridwan kamil yang sudah berkunjung tetapi kami tidak melihat dari itu," terangnya.
"Kami melihat dari sisi sosial kejadian kecelakaan kecelakaan semua, sehingga bupati menugaskan saya untuk mengambilnya langkah-langkah terutama pengadaan lahan untuk pembangunan jalan dan nanti kami akan laporkan," jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial, salah satunya di jembatan Leuwiranji yang akan menjadi bagian dari jalur baru ini.
Lebih lanjut, Jaro Ade menyebut bahwa proyek jalan khusus tambang ini dirancang untuk terhubung langsung dengan jaringan jalan utama, termasuk Tol Bogor–Serpong.