BOGOR, CEKLISSATU.COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Mulyadi, menegaskan bahwa aktivitas tambang di Klapanunggal, Bogor Timur, yang bermasalah harus segera ditutup.
Putra asli Bogor Timur itu menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi di sekitar tanah kelahirannya yang kini banyak dikeluhkan masyarakat akibat aktivitas tambang yang tak terkendali.
Ia menyebutkan, jika operasional tambang tidak sesuai regulasi dan merugikan masyarakat maupun penerimaan daerah, langkah tegas harus diambil untuk menertibkan tambang tersebut.
Baca Juga: Wabup Bogor Instruksikan Camat dan Kades di Tiga Wilayah Catat Dampak Penutupan Tambang
Ia menyoroti kurangnya perhatian Pemkab Bogor terhadap dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh lalu lalang truk tambang di kawasan tersebut.
Menurutnya, apabila ditemukan indikasi izin bermasalah dan kegiatan operasionalnya justru mengganggu masyarakat serta tidak memberikan kontrihusi nyata bagi daerah, maka langkah tegas harus segera diambil.
“Kalau terindikasi izinnya bermasalah, operasionalnya mengganggu, tidak ada kontribusi terhadap peningkatan masyarakat sekitar bahkan kepada penerimaan daerah itu, saya rekomendasikan untuk tutup buruan, tutup kalau tidak ada regulasi yang benar,” tegas Mulyadi kepada Ceklissatu.com pada Kamis (10/10/25).
Baca Juga: Dedi Mulyadi Hentikan Sementara, Jalur Tambang di Bogor Barat Kini Lengang
Meski begitu, Mulyadi menekankan bahwa dirinya tidak menolak aktivitas investasi maupun pertambangan di Kabupaten Bogor, selama dijalankan sesuai aturan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Setiap apapun anugrah yang Tuhan berikan kepada Bogor khususnya, dan setiap orang yang ingin berinvestasi mengembangkan kekayaan ituy selama mengikuti regulasi dan aturan bahkan tidak membuat dampak negatif terhadap masyarakat, harusnya kita dukung dan diberikan atensi,” pungkasnya.