BOGOR, CEKLISSATU - Rencana dimulainya pembangunan jalan khusus truk tambang masih abu-abu. Musabab, peletakan batu pertama (groundbreaking) sebagai tanda mulainya pengerjaan belum juga dilaksanakan.
Groundbreaking jalan tersebut sebelumnya diketahui akan dilakukan pada Desember 2022. Namun hingga pertengahan Januari 2023 ini, hal itu belum juga dilakukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan, groundbreaking jalan khusus truk tambang tersebut hingga saat ini masih terganjal proses perizinan yang belum rampung.
"Masih menunggu proses perizinan di sistem Onlis Single Submission (OSS)," kata Burhanudin, Kamis 19 Januari 2023.
Baca Juga : Mensos Keluarkan Surat Edaran Larang Eksploitasi Lansia dan Anak untuk Mengemis
Menurut Burhan, jalan khusus truk tambang diperuntukkan bagi kendaraan-kendaraan pengangkut material tambang di wilayah Kabupaten Bogor hingga ke Jakarta sepanjang 12,5 kilometer.
"Dengan adanya jalan khusus truk tambang itu, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, polusi dan masalah lainnya. Karena kendaraan angkutan tambang berbagi dengan jalan umum yang bisa digunakan masyarakat," kata Burhan.
Burhan menyebut, sekitar 3.000 unit kendaraan pengangkut material tambang setiap harinya melintasi jalan-jalan arteri, yang berujung pada kerusakan.
ERUL