BOGOR, CEKLISSATU- Harga kacang kedelai terus mengalami kenaikan beberapa persen, pasalnya bahan baku tahu tempe sudah menembus Rp 14 ribu dari awalnya hanya Rp 11 ribu perkilogram. Dampaknya, pembuat tahu tempe di Bogor mengeluh kenaikan tersebut.
"Lumayan jauh naiknya, berarti Rp 3 ribuan, harganya aja pagi sama sore bisa naik," kata Roni pembuat tahu asal Kelurahan Sukahati Cibinong kepada wartawan.
Roni mengaku, kenaikan harga kacang kedelai tersebut sangat berdampak terhadap penghasilannya saat ini.
"Omzet menurun, jadi tiga bulan terakhir ini mah engga ada keuntungan, yang jelas mah cuma cover harga kedelai sama gaji karyawan, bertahan aja, malah bisa dibilang mines," ungkapnya.
Baca Juga : Wilayah Kecamatan Mande Akan Jadi Tempat Relokasi Gempa Cianjur
Bahkan, ia bersama pengrajin tahu di wilayah Jabodetabek sempat mogok produksi selama dua hari pada tanggal 5 dan 6 Desember 2022 sebagai bentuk protes mahalnya harga kacang kedelai.
Tak ayal juga ia mengukapkan banyak rekan seprofesinya yang gulung tikar karena kenaiakan harga tersebut.
Agar hal serupa tidak menjamur terhadap pengrajin lainnya, ia berharap kepada pemerintah agar segera menstabilkan kembali harga kedelai, karena dirasanya sangat membebani pengrajin.
"Harapan kami sebagai pengrajin minta turunlah harganya seperti normal lagi, jadi kembali semula," katanya.