JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Nasdiyanto, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas penerapan sistem parkir digital.
Ia menilai, parkir digital merupakan bentuk nyata modernisasi layanan publik sekaligus strategi tepat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Nasdiyanto, parkir digital memberikan banyak manfaat, termasuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah dan mengurangi potensi kebocoran retribusi.
Baca Juga: Pemkot Bogor Terus Berkomitmen Atasi Stunting, Jenal Mutaqin: Dirancang Terintegrasi dan Terpadu
“Sistem parkir digital itu mampu mendorong transparansi pengelolaan retribusi daerah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik,” kata dia, Jumat (22/8/2025).
Politikus PKS itu menambahkan, dengan adanya sistem parkir digital, pengelolaan retribusi akan menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Sistem terintegrasi memungkinkan data transaksi dipantau secara real time, sehingga pengawasan lebih efektif dan risiko penyimpangan dapat ditekan.
Baca Juga: Wali Kota Arifin Ancam Pengelola Parkir Liar dengan Sanksi Pidana
“Selain itu, masyarakat juga akan merasakan manfaat langsung karena pembayaran dapat dilakukan lebih praktis melalui aplikasi digital tanpa harus menggunakan uang tunai,” tambah Nasdiyanto.
"Parkir digital mendukung transparansi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. Ini juga sesuai dengan kebutuhan warga Jakarta yang serba cepat dan praktis," lanjutnya.
Untuk itu, ia berkomitmen terus mengawal implementasi sistem parkir digital agar berjalan maksimal dan memberi dampak positif bagi warga.
Baca Juga: Area Parkir Terbatas, DPKPP Kabupaten Bogor Minta Warga Bijak Saat Kunjungi Monumen Helikopter Puma
Nasdiyanto optimistis, jika diterapkan dengan baik, digitalisasi sistem parkir di Jakarta akan mendongkrak pendapatan daerah, mengurangi praktik pungli, serta menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan berkeadilan.
"Dengan pengelolaan parkir yang lebih modern, Jakarta diharapkan mampu mewujudkan layanan publik yang efisien, transparan, dan berpihak pada masyarakat," tutupnya.