BOGOR, CEKLISSATU- Anggota DPRD Kabupaten Bogor mendesak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bogor untuk merawat dan menghidupkan wisata religi, sejarah dan Budaya yang saat ini masih banyak yang belum terawat dan dibiarkan begitu saja.
“Kita kan sudah ada Perda Ripda, di dalam salah satu Perda Ripda itu ada yang disebut wisata Religi, sejarah dan wisata budaya. Kami sangat berharap untuk wisata religi, sejarah dan budaya ini bisa dimaksimalkan dioptimalkan lagi oleh Disparbud,”kata Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar Rasyid kepada wartawan, Rabu 28 September 2022.
Lebih lanjut Anggota DPRD Dapil 4 Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, untuk mengoptimalkannya, yaitu dengan dengan cara mendorong keberpihakan anggaran pemerintah daerah untuk menghidupkan tempat tempat wisata itu.
Baca Juga : Garuda Indonesia Diklaim Untung Rp 57,5 triliun Usai Rugi Tahun 2021
“Salah satunya contoh sangat sederhana kan kita sebenarnya harus bisa meniru Cikundul, bagaimana kemudian orang bisa berbondong-bondong ke kabupaten Bogor, seperti orang datang berbondong bondong ke Cikundul, Banten maupun ke Cirebon,”katanya.
Lukman menyarankan, dengan begitu orang akan datang ke Bogor untuk berdoa untuk kebaikan Kabupaten Bogor.
“Maka objek yang ada di kabupaten Bogor wisata religinya seperti kerjaan Islam Garisul, Objek wisata akan berkembang pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar juga akan tumbuh dengan banyak pedagang pelaku UMKM yang akan merapatkan objek wisata religi itu,”katanya
Lukman menyayangkan, saat ini saja objek objek wisata religi budaya dan sejarah saja masih banyak yang belum terurus. Artinya itu kata mantan Aktivis PMII itu keseriusan Pemkab Bogor untuk kebudayaan kurang.
“Papan informasi situs miring saha dibiarkan begitu saja seolah acuh.”ungkapnya.