BOGOR, CEKLISAATU--Pakar kesehatan hewan IPB University Dramaga Bogor mengatakan masyarakat di tanah air tidak perlu khawatir dengan Penyakit hewan Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku genap seperti sapi, onta, kerbau, kambing dan domba bahkan termasuk hewan liar lainya dapat tertular.
“Di Indonesia sejak tahun 1986 bebas dari PMK, dan tahun 1990 benar benar diyatakan bebas oleh organisasi kesehatan hewan dunia, bahwa Indonesia bebas penyakit mulut dan kuku tanpa vaksinasi,”kata drh. Denny Widaya Lukman Pakar Kesehetan Hewan IPB University kepada wartawan, Senin 13 Juni 2022.
Dan April 2022 sambungnya pemerintah Indonesia kebobolan lagi oleh PMK dan ini menjadi kejutan mengingat tidak ada kesiapan untuk menghadapi virus PMK itu.
“Kita juga tahu bahwa hewan hewan sudah lama tidak divaksin sehingga penyebaran cepat dan kali pertama ini ditemukan di Jawa Timur dan Juga di Aceh dan kemudian adanya lalulintas hewan kita tidak siap dan akhirnya Penyakit ini sudah menular ke beberapa provinsi seperti yan ada didata kementrian pertanian,”katanya.
Baca Juga : Dampak 50 Ekor Sapi di Cianjur Sembuh dari PMK, Harga Daging Naik
Untuk PMK sambung Denny yang juga merupakan Dosen Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Epidemiologi Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University menjelaskan bahwa Organisasi kesehatan hewan dunia dan beberapa organisasi kesehatan di dunia menyatakan penyakit mulut dan kuku itu tidak menular kepada orang.
Tidak menyebabkan orang sakit walaupun misalnya saja ada daging yang terkena hewan pmk maka daging itu tetap aman untuk dikonsumsi.
“Namun manusia itu bisa jadi perantara penyebaran PMK misalnya membeli daging dari berasal hewan tertular terus ada darah yang menetes mencemari air lingkungan diminum oleh hewan yang rentan maka hewan tersbeut akan terkena PMK,”katanya.
Baca Juga : Dampak 50 Ekor Sapi di Cianjur Sembuh dari PMK, Harga Daging Naik
Kerugian dari PMK meskipun tidak ada dampak untuk kesehatan manusia, namun kerugian akan dirasakan oleh para petani pasalnya sampai saat ini saja sudah banyak hewan uang terkena PMK apalagi sapi itu banyak yang rentan bahan hingga menyebabkan kematian.
“Untuk itu sebaiknya menghindari lalulintas pengirmam hewan antar daerah hal itu salah satu yang membuat cepatnya penyebaran PMK,”katanya.