BOGOR, CEKLISSATU - Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor, Takiyuddin Basri mengklaim sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Bogor.
Salah satunya adalah di wilayah Sukamakmur. Kata dia, di sini merupakan salah satu wilayah yang memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan RLS.
Untuk wilayah ini, Wandik Kabupaten Bogor telah berkolaborasi bersama pemangku kepentingan pendidikan yang terdiri dari Dinas Pendidikan, Disbudpar, Kecamatan Sukamakmur, PKBM Sukamakmur, Asosiasi Usaha Pariwisata Sukamakmur, dan Paguyuban Kepala Desa Sukamakmur.
“Tujuannya untuk melaksanakan pemodelan kerjasama dengan mendorong tercapainya kualitas pendidikan di kabupaten Bogor yang merupakan bagian Indikator keberhasilan pembangunan manusia atau lazim dikenal dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” kata Takiyuddin, Senin 12 Desember 2022.
Baca Juga : Elon Musk Mutasi 17 Eksekutif Senior Tesla dan SpaceX ke Twitter
Sementara untuk penyesuaian dengan perkembangan teknologi, Takiyuddin juga menuturkan jika saat ini ada program bernama SATU TAS (Satu Tombol Untuk Data Sekolah) yang dimaksudkan agar era digitalisasi dan informasi data yang berkaitan dengan kondisi sekolah.
Di antaranya gedung, isinya, tenaga pendidik dan kependidikan, peserta didiknya, sarana dan prasarananya, capaian prestasi akademiknya dan non akademiknya dapat diakses dan disajikan secara real time dengan mudah dalam Big Data Dinas Pendidikan.
Pihaknya menilai sistem tersebut sangat dibutuhkan. Karena dapat membantu melihat kondisi sekolah secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Sehingga setiap kebijakan pemangku kepentingan pendidikan memiliki sumber data yang valid dan reliabel dalam menyusun perencanaan dan kebijakan pendidikan yang berdasar basis data yang akurat dalam mengukur capaian kualitas pendidikan, pemerataan dan akses pendidikan, sarana dan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Bogor, serta dapat diakses dengan mudah bagi pemangku kepentingan dan publik yang memerlukan data persekolahan,” tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mendesak Dewan Pendidikan (Wandik) berperan lebih untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Bogor.
Hingga menginjak akhir tahun 2022, RLS di Kabupaten Bogor masih berada di angka 8,31 atau masih di bawah skala nasional yakni 8,54 tahun.