Potensi yang bisa disasar oleh pengurus koperasi, di antaranya adalah Dapur Bergizi Gratis yang memerlukan bahan-bahan sesuai standar untuk bisa disediakan oleh koperasi.

Baca Juga: 68 Koperasi Merah Putih Siap Hadir di Kota Bogor, Dedie Rachim: Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Swasembada Pangan

Selain itu juga ada berbagai sektor lain yang bisa diakses, seperti simpan pinjam, sembako, apotek, dan sebagainya.

"Jadi ini tidak bisa dianggap sepele, sehingga para ketua dan pengurus ini harus benar-benar mengenali apa yang ada di wilayahnya," ujarnya.

Ia pun berharap keanggotaan Koperasi Merah Putih tidak hanya beranggotakan satu, dua orang atau puluhan, namun dalam setahun harus bisa juga memiliki anggota minimal 1000 anggota bahkan lebih.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Resmi Hadir di Rancabungur, Siap Saingi Bank Emok dan Mendorong Perekonomian Masyarakat

Sementara itu, Area Head Bank Mandiri Area Bogor, Bambang Purnomo mengatakan, bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih Kelurahan Rancamaya momentum yang pas untuk menumbuhkembangkan koperasi menjadi soko guru dalam menggerakan dan menaikan perekonomian rakyat.

"Sehingga ini akan menjadi sarana kita untuk menumbuhkan perekonomian di lokal masing-masing, jadi ini ada dua, bottom up dan top down. Kami dari Mandiri sebagai fungsi keuangan salah satu bank Himbara di Indonesia akan hadir di dalam melaksanakan koperasi," ucapnya.

Sehingga ke depan, Bank Mandiri juga akan menjadi katalisator sebagai salah satu penggerak perekonomian di Indonesia bersama koperasi.