JAKARTA, CEKLISSATU.COM - PT KAI Daop 1 Jakarta kolaborasi dengan Pemkot Jakarta Utara lewat program Tanjung Priok Hub 5.0 untuk memperkuat ekonomi lokal dan dukung UMKM.

Tanjung Priok Hub 5.0 yang bakal berlangsung selama lima hari mulai  29 Oktober hingga 2 November 2025, menjadi wujud nyata kolaborasi antara PT KAI (Persero), dan Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan sektor UMKM binaan di wilayah Jakarta Utara.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, bahwa Tanjung Priok Hub 5.0 adalah perwujudan harmonisasi nilai historis Stasiun Tanjung Priok (The Urban Heritage) dengan akselerasi digital dan ekonomi modern (HUB 5.0) dalam menyongsong Jakarta 5 Abad.

Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Dukung Kolaborasi Pembangunan Flyover Soebianto dan Penataan Kawasan Stasiun Tenjo untuk Wujudkan Keselamatan dan Aksesibilitas Transportasi Publik

"Konsep kolaborasi ini memposisikan Stasiun Tanjung Priok yang bukan hanya sebagai cagar budaya, tetapi sebagai panggung gaya hidup yang dinamis, menghubungkan sejarah dengan tren fashion dan kuliner masa kini melalui produk UMKM lokal," terangnya, Rabu (29/10/2025).

Dijelaskannya, Tanjung Priok Hub 5.0 menyediakan ruang pameran dan penjualan bagi produk lokal, terutama UMKM Jakarta Entrepreneur dan Dekranasda Jakarta Utara secara offline dan online. 

Selain itu, juga menggambarkan transisi dan akselerasi Jakarta dari masa lalu ke masa depan yang modern dan berkelanjutan (5.0), mendukung kampanye penggunaan transportasi publik ASN DKI Jakarta pada hari Rabu, serta melestarikan seni, budaya, dan fashion lokal.

Baca Juga: Pemkot Bandung Dorong UMKM Perempuan Masuk e-Katalog, Prioritaskan Produk Lokal

"Dengan diadakannya di Stasiun Tanjung Priok ini, diharapkan dapat menarik minat pelanggan KA Commuterline terhadap produk UMKM terutama pada sesi peak hour," terangnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini.

"Melalui Tanjung Priok Hub 5.0, kami berharap kolaborasi ini dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam membina serta memberdayakan pelaku UMKM agar semakin tangguh dan berdaya saing," ujar Wawan.

Baca Juga: Kemenag-Baznas Luncurkan BMM Madada, Dukung UMKM Bebas dari Jeratan Pinjol

Sementara itu, Manajer Komersial Non Angkutan PT KAI Daop 1 Jakarta, Kartono menegaskan komitmen KAI dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk memperluas akses dan peluang ekonomi bagi UMKM binaan, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

"PT KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam mendukung kemajuan UMKM. Kami percaya, kolaborasi seperti ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat," ujar Kartono.

Pada kesempatan yang sama, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, turut memberikan wawasan mengenai sejarah dan transformasi Stasiun Tanjung Priok sebagai bagian dari upaya revitalisasi layanan perkeretaapian di kawasan utara Jakarta.

Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Dukung Peningkatan Layanan Transportasi Perkeretaapian di Jakarta

"Stasiun Tanjung Priok memiliki nilai historis yang tinggi dan kini terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Ixfan Hendriwintoko.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa stasiun bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, tetapi juga dapat menjadi ruang publik yang produktif dan bermanfaat bagi komunitas sekitar," tambahnya.  

Dengan dukungan penuh kolaborasi seluruh stakeholder, Tanjung Priok Hub 5.0  diharapkan menjadi tonggak event yang ikonik dan tak terlupakan, dalam memberdayakan usaha lokal dan menghidupkan kembali Kemegahan stasiun tanjung priok sebagai jantung Jakarta Utara.