JAKARTA, CEKLISSATU - Pembelian Pertalite dan Solar secara terbatas dikabarkan dimulai September 2022. Kendaraan di atas 1.500 cc bakal dilarang untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) RON 90 tersebut.
"Kami masih menunggu perpres-nya terbit," kata anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak Bumi dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman, Selasa 2 Agustus 2022.
Saleh mengatakan, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM masih dalam tahap revisi.
Dalam aturan pembelian BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar dibatasi hanya untuk kendaraan yang sesuai kriteria saja.
Saleh berharap, revisi Perpres itu dapat rampung bulan depan sehingga bisa segera diimplementasikan di tengah rata-rata konsumsi BBM bersubsidi yang diprediksi melebih kuota pada triwulan keempat tahun ini.
“Kami tunggu aturannya dulu baru diterapkan. Harapannya September (sudah berjalan),” ujarnya.
Lebih lanjut Saleh mengatakan kendaraan yang dilarang membeli BBM RON 90 itu yakni mobil di atas 1.500 cc dan motor di atas 250 cc.
Mobil berkapasitas di atas 1.500 cc beragam modelnya. Misalnya Toyota yang menggunakan mesin berbahan bakar bensin dari mulai model pikap seperti Toyota Hilux 2.0, Alphard, Kijang Innova Vellfire, Fortuner. Camry, hingga Toyota Supra.
Sedangkan Mitsubishi sekarang mobil penumpang di atas 1.500 cc didominasi menggunakan mesin berbahan bakar diesel. Adapun penjualan model lawas Pajero Sport V6 3.000 cc sudah dihentikan sejak tahun 2016.
Brand-brand mewah seperti Mercedes-Benz, Lexus, Audi, Mini Cooper, dan BMW mayoritas sudah menggunakan mesin bensin di atas 1.500 cc. Untuk BMW X1 dan X2 saja kapasitas mesinnya di bawah 1.500 cc.
Selain mobil-mobil keluaran terbaru, model lama seperti Toyota Kijang kapsul mulai dari LGX hingga LSX dengan kode 7K menggunakan mesin di atas 1.500 cc. Jenis mobil tua ini juga terancam tidak boleh membeli Pertalite.
Meski aturannya belum final, seperti diketahui pemerintah tetap membatasi pembelian pertalite dengan melarang mobil di atas 1.500 cc.