BEKASI, CEKLISSATU.COM - SPMB 2026 Kota Bekasi mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.
Ia mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang menyediakan 18.000 kursi di SMP Negeri sekaligus meluncurkan Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Bekasi.
Sardi menilai, langkah tersebut menjadi solusi untuk memastikan setiap anak tetap memperoleh hak pendidikan, termasuk bagi calon peserta didik yang belum berhasil diterima di sekolah negeri.
Baca Juga: Program RSSG Kota Depok Mampu Perkuat Daya Saing Sekolah Swasta dan Perluas Akses Pendidikan
Menurutnya, kebijakan itu juga sejalan dengan upaya mewujudkan program wajib belajar 12 tahun.
"Ini merupakan kebijakan yang patut diapresiasi dan didukung bersama agar tidak ada anak di Kota Bekasi yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah," ujar Sardi, Selasa (7/7/2026).
Pada pelaksanaan SPMB 2026, Pemkot Bekasi menyediakan 18.000 kuota yang tersebar di 59 SMP Negeri.
Baca Juga: Gelombang Kritik SPMB 2026 Belum Reda, DPRD Jabar Didesak Bentuk Pansus, Fokus Evaluasi Kebijakan
Sementara itu, siswa yang belum lolos seleksi sekolah negeri tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program RSSG, sehingga dapat bersekolah di SMP swasta tanpa dipungut biaya.
Sardi menegaskan, DPRD Kota Bekasi juga siap membantu masyarakat apabila masih terdapat anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, DPRD Kota Bekasi akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan akses pendidikan.
Baca Juga: Keunggulan Urban Farming di Sekolah, dari Ketahanan Pangan hingga Pendidikan Lingkungan
"Jika masih ada siswa yang kesulitan biaya hingga tidak bisa melanjutkan sekolah, silakan sampaikan kepada DPRD. Kami akan berupaya mencarikan solusi bersama Dinas Pendidikan agar hak mereka untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi," katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kehadiran program RSSG menjadi langkah strategis dalam mengurangi kesenjangan antara sekolah negeri dan swasta.
Dengan adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah, sekolah swasta dinilai memiliki kesempatan yang sama dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Tekan Angka Putus Sekolah, PKBM Bakti Nusa bersama Clean Sheet Lakukan Pelatihan Keterampilan
Menurut Sardi, program sekolah swasta gratis juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga Kota Bekasi tanpa membedakan latar belakang ekonomi.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi, serta masyarakat terus diperkuat agar tidak ada lagi anak yang terhambat mengenyam pendidikan.
"Anak-anak adalah aset masa depan Kota Bekasi. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama memastikan tidak ada satu pun yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak," tutupnya.