TULANG BAWANG, CEKLISSATU –Perempuan merupakan makhluk yang lemah gemulai dengan kondisi hati yang perasa dan harus senantiasa di tuntun, Demikian ini perempuan tidaklah layak untuk menduduki sebuah posisi strategis sebagai seorang pemimpin yang mengayomi khalayak ramai dengan segala keterbatasannya
Jelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang, telah mendatangkan sejumlah argumentasi dari masyarakat khususnya yang berada di Kabupaten Tulang Bawang provinsi Lampung tak mau lagi mendukung kepala daerah dari sosok perempuan.
Pasalnya, Selama lima tahun di pimpin Bupati Winarti yang juga politisi PDIP,, angka kemiskinan tetap tinggi, selain itu proses pembangunan dinilai masih tertinggal jauh dibanding daerah/kabupaten lain.
Baca Juga : Verifikasi Kampung Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor, Pacu Komitmen Masyarakat Kelola Lingkungan
Masyarakat menggala Kabupaten tulang bawang saat ini secara tegas menolak kepemimpinan perempuan dalam prosesi Pemilihan calon bupati yang akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang
Salah seorang warga bernama Selut nama samarannya mempertanyakan yang dihasilkan oleh mantan Bupati Tulang Bawang Winarti sebelumnya yang selama menjabat telah mensejahterakan masyarakat tulang bawang dengan janji-janji saja tapi tidak dengan bukti.
Oleh karena itu, kata warga menolak Winarti untuk menjadi bupati tulang bawang provinsi Lampung periode 2024-2029.“Cari saja yang lain, asal jangan yang pernah memimpin tulang bawang apalagi perempuan,"tegasnya.
Comment