BOGOR, CEKLISSATU - KPU Kota Bogor lakukan evaluasi Pilkada 2024 dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media, pemantau pemilu, dan peserta Pilkada, Kamis 20 februari 2024.

Komisioner KPU Kota Bogor Divisi Program Data Ferry Buchori Muslim mengatakan, ada 4 aspek utama pelaksanaan Pilkada yang dievaluasi.

Di antaranya evaluasi non-tahapan Pilkada, tahapan Pilkada, evaluasi kelembagaan, serta evaluasi pihak eksternal, termasuk peran media dalam proses pemilu.

Baca Juga: Partisipasi Pemilih di Pilkada Hanya 63 Persen, KPU Kota Bogor Sebut Ini Penyebabnya

"Hasil dari diskusi ini akan menjadi bahan evaluasi yang akan dibahas lebih lanjut di tingkat provinsi dan nasional untuk memperbaiki penyelenggaraan Pilkada di masa mendatang,” ujar Fery.

Fery mengatakan, salah satu poin evaluasi utama yang menjadi perhatian adalah tingkat partisipasi pemilih yang mengalami penurunan dibandingkan Pilkada sebelumnya. 

Fery menyebutkan, bahwa meskipun berbagai upaya telah dilakukan KPU Kota Bogor, termasuk sosialisasi hingga tingkat RW, hasilnya masih belum optimal.

Baca Juga: Cegah Disalahgunakan, KPU Kota Bogor Musnahkan Surat Suara Rusak Pilwalkot Bogor

"Seperti yang diketahui, dari segi partisipasi pemilih hampir di seluruh wilayah terjadi penurunan dibandingkan Pilkada sebelumnya," bebernya.

"Ini pun jadi catatan topik utama yang akan kita kuliti dan evaluasi, dari sisi mana yang mengakibatkan partisipasi ini menurun, khususnya di Kota Bogor,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fery menegaskan, bahwa KPU Kota Bogor telah berupaya maksimal dalam sosialisasi, termasuk menyentuh berbagai segmen masyarakat, mulai dari pemilih umum hingga kelompok disabilitas.

Baca Juga: KPU Kota Bogor Tetapkan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih  

Namun, ia juga mengakui bahwa masih ada aspek yang perlu diperbaiki.

“Menurut kami itu pun sudah kami jalankan, tapi mungkin dari yang sudah dijalankan itu masih ada yang belum optimal atau waktunya terlalu mepet. Itulah yang menjadi perhatian kita dan tentunya kita pun perlu masukan dari teman-teman media,” pungkasnya.